Halaman
▼
Jumat, 03 April 2015
Selokambang
PEMANDIAN SELOKAMBANG
Legenda Selokambang
Pemandian Selokambang ternyata memiliki cerita tersendiri yang menjadi legenda bagi masyarakat Lumajang, karena keberadaan obyek wisata primadona tersebut tidak lepas dari sejarah keemasan Majapahit."Pada zaman dahulu, di daerah setempat diperintah oleh Adipati Arya Wiraja yang mendapat hadiah dari Kerajaan Majapahit karena jasa-jasanya," tutur Hendro sambil menunjukkan buku sejarah Selokambang.
Adipati Arya Wiraja memiliki putra sebagai ahli warisnya bernama Empu Nambi, namun kekacauan yang terjadi pada saat itu yakni pemberontakan yang dilakukan Nambi.
Pemberontakan tersebut hampir menghancurkan kerajaan Majapahit, namun dapat dihentikan oleh pasukan Gajah Mada itu membuat Nambi beserta keluarganya tewas.
Salah seorang bawahan Empu Nambi yang bernama Demang Ploso berusaha menyelamatkan harta kekayaan Nambi dan membawanya ke suatu tempat ke sebuah batu sebesar kerbau di tepi danau, dan berencana menyembunyikan harta kekayaan Nambi di bawah batu besar tersebut.
Demang tidak berhasil memindahkan batu besar itu, sehingga ia meminta bantuan Empu Teposono yang dikenal sakti untuk memindahkan atau menggeser batu tersebut.
Empu Teposono akhirnya berhasil menggeser batu tersebut hingga ke tengah danau, bahkan batu sebesar kerbau itu terapung di sana. Masyarakat sekitar memberi nama batu tersebut "selo kambang" yang artinya batu terapung.
"Seiring dengan perjalanan waktu yang cukup lama, batu yang terapung di tengah danau perlahan-lahan terkikis air dan tidak berbekas sama sekali hingga kini. Namun warga tetap melestarikan danau itu dengan nama Selokambang," paparnya.
Ia mengatakan, masyarakat Lumajang masih mengingat legenda Selokambang dengan baik karena cerita itu disampaikan secara turun temurun dan menjadi legenda tersendiri bagi warga "Kota Pisang" ini.
AKSES KE SELOKAMBANG
Dari lampu merah perempatan pasar klojen silahkan ambil arah menuju Senduro ( arah barat ). Ikuti jalur tersebut dan sekitar 5 km dari perempatan itu ada pertigaan ke kanan. Ada gapura dan petunjuk masuk pemandian Selokambang. Disitu kita belok kanan dan ikuti jalur tersebut kurang lebih 500 meter maka kita akan sampai di loket masuk pemandian selokambang. Di selokambang ada 2 kolam yaitu kolam utama untuk dewasa dengan luas 1000 meter persegi dan kolam untuk anak - anak. Sumber mata air ini masih sangat alami dan dingin sekali sehingga masyarakat mempercayai untuk menyembuhnkan penyakit asma, gatal - gatal.
Jika kita kurang bisa berenang maka disedikan pelampung berupa ban dengan harga sewa sekitar 5000 per ban. Jika lapar banyak disediakan saung ( rumah makan ) yang berdiri di aliran sungai.
Puas kita berenang dan mengisi perut maka kita bisa memanjakan mata dan pikiran dengan jalan - jalan. Disini juga terdapat bangkai pesawat terbang pasca kemerdekaan yang pernah jatuh di sekitar selokambang.
Kita pun juga bisa menikmati pemandanan alam dengan naik wahana bebek dayung.
Jadi tidak pernah rugi untuk mendatangi selokambang.
Pecel Telo
PECEL TELO
Pecel Telo itu namanya. Inilah salah satu makanan khas lumajang yang cukup berbeda dari kebanyakan makanan pecel lainnya. Kita mungkin familiar dengan pecel madiun dengan bumbu kacangnya, atau dengan pecel nganjuk dengan aroma khas daun kemangi. Tapi di Lumajang kita punya namanya Pecel Telo. Telo itu adalah bahasa jawa untuk umbi akar. Mungkin yang belum tau telo itu seperti ini.
CARA MEMBUAT PECEL TELO
Bahan:
- 250 gr bayam, siangi, buang batangnya
- 250 gr tauge, bersihkan akarnya
- 250 gr kacang panjang, potong 5 cm
- 250 gr bunga turi, buang putiknya
- 250 gr ontong pisang
Bumbu:
- 350 gr kacang tanah, goreng
- 100 gr telo direbus
- 4 lembar daun jeruk, iris halus
- 2 sdm air asam
- 300 ml air
- 4 buah cabai rawit merah
- 1 siung bawang putih
- 0.5 cm kencur
- ½ sdt terasi bakar
- 3 sdm gula merah iris
- 1 sdm makan garam
Cara membuat
- Rebus bayam, bunga turi, kacang panjang, ontong, dan tauge bergantian dengan air mendidih. Tiriskan, sisihkan.
- Haluskan kacang tanah dengan telo. Campur halus dengan bumbu lainnya, haluskan kembali. Campur dengan air asam. Uleni dengan sendok hingga tercampur rata.
- Siapkan piring saji, susun sayuran rebus.
- Siapkan mangkok sambal, cairkan bumbu sambal dengan air. Sajikan.
Krecek Rebung
KRECEK REBUNG
Makanan Khas Lumajang kali ini adalah Krecek Rebung. Rebung adalah sebutan untuk bambu yang muda. Bahan utama makanan ini adalah bambu yang masih muda yang memiliki ketinggian sekitar 30 cm. Biasanya rebung banyak dijual di pasar. Untuk mengolah rebung harus cukup hati - hati. Rebung yang masih muda dibersihkan dari kulit nya sehingga rebung akan terlihat seperti tunas yang kekuning - kuningan kemudian direndam dalam air untuk menghilangkan getahnya.
Untuk membuat krecek rebung caranya cukup mudah yaitu rebung yang sudah dicuci bersih kemudian dimasak dalam air mendidih sampai lunak. Setelah itu rebung diiris tipis - tipis kemudian dijemur sampai benar - benar kering.Pengeringan ini agar rebung bisa awet. Kalau sudah kering rebung bisa dimasak dengan cara ditumis ataupun diasap.
SAMBAL GORENG KRECEK REBUNG
BAHAN :
300 gr rebung matang, potong dadu
100 gr krecek, rendam air, peras, tiriskan
750 ml santan
1 lbr daun salam
1 ruas lengkuas, memarkan
10 biji cabe rawit
1/2 sdm air asam
Garam secukupnya
2 sdm minyak goreng
BUMBU HALUS :
8 butir kemiri
3 siung bawang merah
5 butir kemiri, goreng
1/2 sdt terasi
4 buah cabe merah
CARA MEMBUAT :
1. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas hingga harum.
2. Masukkan rebung, lalu tambahkan air asam, cabe rawit dan garam, aduk rata.
3. Tuang santan, masak diatas api kecil hingga kuah mendidih, lalu tambahkan krecek, masak sebentar, angkat.
Sajikan
Untuk 4 porsi
Senin, 30 Maret 2015
Watu Klosot
WATU KLOSOT
![]() |
| Sumber matar air suci |
Saatnya adventure ke wisata Watu Klosot yang bertempat di dusun Tawon Songo Pasrujambe. Nah, inilah pos wisata yang sarat dengan nuansa religius. Watu Klosot namanya.
Watu Klosot merupakan kawasan wisata yang memiliki mata air yang oleh umat tertentu dianggap suci. Mata air itu keluar dari celah bebatuan yang dialirkan melalui sebatang bambu dan memancar jatuh ke bawah, ke balik semak-semak belukar. Air ini suci dalam arti bisa diminum secara langsung baik dengan menampungnya melalui cangkir maupun dengan menengadahkan mulut dan meminumya dari saluran bambu.
Watu Klosot merupakan kawasan wisata yang memiliki mata air yang oleh umat tertentu dianggap suci. Mata air itu keluar dari celah bebatuan yang dialirkan melalui sebatang bambu dan memancar jatuh ke bawah, ke balik semak-semak belukar. Air ini suci dalam arti bisa diminum secara langsung baik dengan menampungnya melalui cangkir maupun dengan menengadahkan mulut dan meminumya dari saluran bambu.
Watu Klosot masuk ke wilayah Desa Pasru Jambe. Pasrujambe
merupakan salah satu dari 21 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lumajang.
Luas Kecamatan Pasrujambe adalah 97,30 Km2 dengan jumlah penduduk
sebesar 37.724 jiwa yang tersebar pada 7 Desa. Penggunaan lahan di
Kecamatan Pasrujambe dapat dibedakan menjadi 2 yaitu lahan sawah dan
lahan non sawah. Prosentase lahan sawah mencakup sebagian besar wilayah
Kecamatan Pasrujambe yaitu sebesar 75 % dari luas Kecamatan Pasrujambe.
Watu Klosot sendiri hanya berjarak kurang lebih 8 km dari pasar pasrujambe.
Keunikan
tempat ini salah satunya adalah deretan batu-batu besar yang merupakan
sisa-sisa banjir Gunung Semeru. Batu-batu itu membujur dengan indahnya
membentuk berbagai tiruan benda-benda yang kita kenal sehari-hari. Ada salah
satu batu yang saking besarnya dan bentuknya menyerupai perahu sehingga
dinamakan batu perahu. Dan di antara deretan batu-batu itu terdapat
sejalur jalan berkelok-kelok menciptakan pemandangan tersendiri.
Disebut
Watu Klosot karena obyek wisata tersebut berupa batu besar sekitar
10meter persegi dan di apit tebing yang gak begitu tinggi dan di hiasi
pepohonan mempunyai keunikan seperti terpecah dan berbentuk aliran air
walaupun air tidak selalu mengalir,ada kalanya air mengalir saat hujan
atau banjir dari gunung semeru yang bisa di katakan indah juga terdapat
sumber mata air yang di sebut air suci. biasanya sebagian warga atau
pendatang dari dalam kota berkunjung untuk ritual dsb nya dan ada juga
yang mandi atau memanfaatkan air tersebut untuk membasuh sebagian
tubuhnya untuk menyembuhkan penyakit kulit di sumber mata air
tersebut,ceritanya sih begitu.
keindahan watu klosot tersebut tersebut adalah pemandangan lereng gunung semeru yang nampak begitu dekat dan lokasinya berada di tengah hutan yang sunyi di iringi suara burung berkicauan dan terkadang muncul binatang langka seperti harimau karena di sini termasuk cagar alam.
Berdiri di atas batu besar kemudian pandangan di arahkan nun jauh ke sana,
ke Gunung Semeru yang menjulang tinggi dihempas angin pegunungan yang
sejuk dan menggigit tulang akan menjadi pengalaman yang tak akan
terlupakan sepanjang hidup. Ada salah
satu batu yang persis terletak dengan gagahnya di atas tebing. Ini
menjadi sudut yang sangat dinikmati pengunjung, sudut ini biasa disebut
sebagai relung meditasi. Orang-orang yang berkunjung ke sana biasanya menyempatkan diri untuk merenung sejenak, mencari kedamaian hati dengan duduk sambil mendekapkan tangan di depan dada.
Di bawah sana merupakan
kawasan cagar alam yang luas membentang. Jika sedang beruntung kita
akan melihat elang Jawa, burung yang sangat langka bersiul-siul di
angkasa. Elang itu kadang mendekat dan hinggap di ranting-ranting pohon.
Keberadaan burung yang dilindungi ini sudah semakin menyusut, sehingga
perlu ada upaya intensif untuk melestarikannya. Lebih langka lagi adalah
keberadaan harimau Jawa yang diduga masih ada sisa-sisanya dan
berkeliaran di lereng-lereng Gunung Semeru. Penduduk setempat sering
melihatnya melintasi jalan setapak sebelum menghilang ke dalam hutan.
( Ditulis oleh Arief Pambudi )
Gua Tetes
GUA TETES
mungkin ada beberapa orang yang sudah tahu
apa itu goa tetes , goa tetes adalah sebuah goa yang terbentuk dari
perpaduan stalakmit dan stalaktit yang menawan sebelum masuk goa tetes
kita wajib berbasahan karena ada air yang menentes mungkin dengan itu di
sebut goa tetes , atau ai terjun yang cukup jernih berada di tebing dan
pemandangan yang indah membuat kita merasa betah berada di air terjun
goa tetes atau goa tetes , oh soalnya banyak penduduk atau wisatawan
kadang memberi nama goa tetes atau air terjun goa tetes , goa tetes
berada di desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo jarak tempuh dari kota
Lumajang 55 Km
ke sebelah Selatan, mudah dicapai dengan kendaraan roda dua / empat,
satu jalur dengan obyek wisata Piket Nol geladak perak dan kita harus
jalan kaki or ikuti anak tangga 2- 3 km kurang lebih pemandangan yang
bagus mungkin membuat kita sedikit tidak capek menurut saya , pronojiwo
adalah sebuah desa terdekat dengan semeru atau tempat aliran lahar
semeru mengalir ,saat perjalanan di mulai dari lumajang ambil saja ke
arah malang jalur selatan ikuti jalur nanti akan
gladak perang ada 2 gladak atau jembatan di sini foto di atas jembatan
zaman sekarang di sisi barat atau kanan jalan ada jembatan dulu yang
masih berdiri bisa berhenti sejenak menikmati keindahan alam dan kopi
makanan di sini ada yang berjualan , atau bisa lanjut ke piket nol
dimana posisi yang paling dekat untuk melihat gunung semeru , tetapi
menlanjutkan perjalanan karena ada kabut
keindahan alam lumajang sangat bagus dan keindahan alam yang sangat wow , harus pergi ke sini untuk nikmatinya
tempat parki di sini di sediakan ticket masuk 3000 dan parkir 5000
tetepau dari anak tangga kuta bisa melihat keindahan air terjun goa tetes
Dan ucapkan selamat datang di goa tetes
bukan cuma itu saja karena itu masih di bawah kita bisa naik ke atas tetapi harus siap basah basahan
dan keindahan goa tetes mungkin bisa membuat orang untuk pergi ke sini saya rasa anda harus pergi ke sini saya biar rasa ingin tahu anda terbayar keindahan alam goa tetes lumajang ,
mungkin bisa tanya jika saya bisa saya akan menjawa no hp 0823-3459-2439 atau add fb saja atau no pin BB saya 7dc449c5 sennang bisa membantu senang pounya teman baru salam lestari selalu ,
JANGAN LUPA JIKA ANDA KE SINI SAMPAHNYA DI BAWA PULANG OKE TEMAN
Photo By
Agus Efendi Photograhpy
google.com
ucapkan terimakasih kepada
Yoyok Agus Efendi
Tiya Soegito
Taufik
Eko Nur P
Bendy
![]() |
| Gladak perak |
![]() |
| perjalanan di lanjut saat melihat semeru begitu gagah |
![]() |
| pemandagan sawah |
![]() | |
| jalan dan semeru sangat bagus berheti sejenak untuk ambil foto |
keindahan alam lumajang sangat bagus dan keindahan alam yang sangat wow , harus pergi ke sini untuk nikmatinya
![]() |
| masuk |
![]() |
| tangga yang harus di lewati |
![]() |
| anak tangga goa tetes |
![]() |
| anak tangga goa tetes |
![]() |
| air terjun dari anak tangga |
![]() |
| goa tetes dari anak tangga |
Dan ucapkan selamat datang di goa tetes
![]() |
| menuju puncak goa tetes |
![]() |
| keindahan goa tetes |
![]() |
| air terjun goa tetes |
![]() |
| air terjun goa tetes |
![]() |
| air terjun goa tetes |
bukan cuma itu saja karena itu masih di bawah kita bisa naik ke atas tetapi harus siap basah basahan
![]() |
| mau ke puncak tw ke puncak |
![]() |
| patung pancoran |
![]() |
| goa tetes |
![]() |
| air terjun dan goa tetes |
![]() | |
| air yang menetes dan goa tetes |
![]() |
| goa dan air menetess |
![]() |
| sebelah goa tetes air mengalir air terjun |
![]() |
| sangat baik untuk mandi di sini saya rasa |
![]() |
| harus naik lagi |
![]() | |
| air mengalir di dalam goa |
![]() |
| air mengalir di lihat dari bawa untuk masuk goa |
![]() |
| dari bawah untuk masuk goa |
![]() |
| di dalam goa ada air hangat saya rasa aurnya cukup hangat |
dan keindahan goa tetes mungkin bisa membuat orang untuk pergi ke sini saya rasa anda harus pergi ke sini saya biar rasa ingin tahu anda terbayar keindahan alam goa tetes lumajang ,
mungkin bisa tanya jika saya bisa saya akan menjawa no hp 0823-3459-2439 atau add fb saja atau no pin BB saya 7dc449c5 sennang bisa membantu senang pounya teman baru salam lestari selalu ,
JANGAN LUPA JIKA ANDA KE SINI SAMPAHNYA DI BAWA PULANG OKE TEMAN
Photo By
Agus Efendi Photograhpy
google.com
ucapkan terimakasih kepada
Yoyok Agus Efendi
Tiya Soegito
Taufik
Eko Nur P
Bendy
Air terjun Manggisan
AIR TERJUN MANGGISAN
Mungkin banyak orang yg bertanya
mengapa air terjun ini dinamakan Air Terjun Manggis? Menurut warga setempat,
konon dulu di sekitar air terjun, banyak ditumbuhi pohon Manggis. Dan sekarang
pohon manggis tersebut tidak ada lagi disitu, dikarenakan tumbang terkena
aliran air yg sangat besar ketika hujan lebat turun.
Air terjun ini mempunyai ketinggian
sekitar 55 m dengan debit ir 198 liter/detik. Air terjun ini terletak di Desa
Kandangan – Senduro – Lumajang. Tepatnya pada koordinat 8012’51”S
112056’44”E.
AKSES MENUJU KE AIR TERJUN MANGGISAN
Berjarak 22 km dari Pusat Kota
Lumajang. Untuk mencapai lokasi air terjun ini dapat ditempuh dengan kendaraan
sekitar 30 menit dari pusat Kota Lumajang. Lalu dilanjukan dengan berjalan kaki
selama ± 1,5 jam menuju lokasi.
Bagi yg dari luar kota, bisa
berhenti di Terminal Minak Koncar, terus tanya kepada masyarakat sekitar arah
menuju Senduro. Nanti disana anda akan menemui Pura terbesar di Jawa yaitu Pura
Mandara Giri Semeru Agung. Dari Pura MGSA lurus ke utara, sampai ada pertigaan ambil
arah kanan. Ikuti jalan sampai ada Pos Amal Jariyah, disitu anda bisa tanya
lokasi air terjun.
Disana sudah ada tempat parkir yg
disediakan oleh warga sekitar, dengan tarif Rp 5.000/motor. Hasil dari tarif
parkir tersebut tidak digunakan untuk warga sendiri, melaikan untuk
membangun/mempermudah jalan menuju air terjun. Dari tempat parkir ke air terjun
bisa ditempuh dengan berjalan kaki sejauh ± 2 km dengan jalur yg dikelilingi
pohon karet, kopi & udara yg sangat sejuk dengan alam yg masih sangat asri.
Anda akan melewati 2 bukit dan 1 sungai kecil yg sangat jernih.
| akses menuju lokasi |
Saat anda sudah sampai di lokasi air
terjun, rasa capek saat perjalanan akan terbayar sudah dengan melihat betapa
indahnya air terjun dengan ketinggian 55 m ini. Kalau ingin merasakan segarnya
air terjun manggis ini anda bisa mandi disana dengan aman. Di dekat Air Terjun
Manggis juga terdapat air terjun yang mempunyai ketiggian ± 20 m dan merupakan
sumber air yang jernih.
Air Terjun Manggis ini masih sangat alami, karena
belum banyak orang yang tau tentang keberadaan air terjun ini. Air terjun ini
juga masih dikelolah oleh warga setempat.
( Ditulis oleh : Fian Arekz Nglayap )
Selasa, 24 Maret 2015
Puncak B29
B29 Desa Argosari
kebayakan orang bertanya apa itu B29
B29 bukan merek sabun melainkan sebuah bukit dengan ketingian 2900 MDPL sebuah bukit yang lebih tinggi dari penajakan ,
B29 berada di desa argosari kecamatan senduro kabupaten lumajang sebuah desa yang sebagian besar banyak penduduknya adalah suku tengger dan beragama hindu kebayakan , tetapi dusun Gedok banyak yang beragama muslim
Argosari di bagi menjadi 5 dusun di antaranya
- Dusun Gedok
- Dusun Bangkalan
- Dusun Argosari
- Dusun Pusung Duwur
- Dusun Puncak
sebagian besar penduduk argosari adalah sebagai petani sayur seperti halnya penduduk suku tengger lainya , mungkin karena desa ini berada di ketingian dan berada di bukit desa argosari sering di sebut desa di atas awan , dengan ketingian di atas 1500 argosari memberikan keindahanya dengan di kelilingi bukit dan bisa melihat semeru secara dekat
![]() |
| Semeru berdiri gagah menantang mereka yang ingin mendaki |
Keindahan Argosari mampu membuat mereka yang menyukai alam akan membuat kembali lagi ke sini ,
saat pertama kali ke sini membuat saya merasa di berada di atas bukit , yang tinggi dan membuat saya bersyukur saat mata mulai menatap ke barat sebuah gunung tertinggi yaitu semeru kita akan bersyukur kalau kita hanya secuil ciptaanya dan
keindahan desa argosari dan keramahan penduduk ,
cerita
sebuah perjalanan dari lumajang ke desa argosari memakn waktu kurang lebih 2 jam karena jarak yang kita tempuh 40 km dari pusat kota lumajang tetapi perjalanan 40 km membuat kita tidak rugi saat kita benar benar merasakan keindahan alam argosari jalanan yang berliku nanjak menambah suasana gunung yang jalanya emang emang nanjak terus , tetapi dengan pemadangan alam yang sangat bagus memnbuat kita merasa betah dan betah dan membuat kita nyaman banget , saat benar benar kita lewati jalan yang menajak dan jalan berliku semua akan terbayar saat kita berasa di pohon besar atau di atas bukit dengan rumah penduduk lokal atau penduduk suku tengger
![]() |
| rumah penduduk dari pohon besar |
![]() |
| deretan rumah penduduk dan gerbang desa argosari mulai terlihat |
![]() |
| Gerbang Desa Argosari |
dan perjalanan lanjut akan melewati turun dan ada jembatan licin saat musim hujan ,
setelah itu lewati jalan leter S menanjak
![]() |
| Suasana Puncak letter S saat Kabut |
| seorang teman narsis |
| dan foto bareng bareng ane jadi tufo hehhe( tukang foto karena banyak koleksi foto sudah ) |
![]() |
| Suasana Puncak Leter S saat Kabut |
![]() |
| Suasana Bukit Letter S saat cerah |
![]() |
| suasana bukit letter S saat cerah |
dan tempat ini cocok untuk mengambil gambar karena sanagt bagus juga hampir semua bagus
| Habis jalan Letter S di lihat dari atas |
![]() |
| Suasana saaat kabut tetapi sangat bagus |
| saat cerah bisa melihat semeru dengan jelas |
| perjalanan saat ke pure mungkin karena belok langsung nanjak jadi ngak kuat untuk sepeda matci |
![]() |
| Pure Argosari tapi saat ada kabut |
![]() |
| saat di depan pure lumayan tidak berkabut |
![]() |
| menuju pure dan menerjang kabut |
![]() |
| suasan dari belakang pure argosari kita bisa melihat rumah penduduk lereng semeru jika cerah |
akan tetapi jika berkabut juga bisa bagus di belakang pure
![]() |
| suasana belum kabut terlalu tebal jadi masih bisa melihat rumah penduduk meski kurang jelas |
![]() |
| dan saat kabut tebal seperti lautan pasir |
dan perjalanan dari pure argosari kita lanjut , jalanan ini dari pure
kita turun dan belok ke kiri kalau belok ke kanan kembali , jalanan ini
lumayan turun dan naiknya juga lumayan kebanyakan orang pertama kali ke
sini pasti kurang kuat motor dan terpaksa jalan kaki bagi yang
berbocengan
![]() |
| karena sepeda ngak kuat terpaksa jalan kaki lumayan tinggi |
![]() |
| berhenti dan istirahat |
dan saat kita sudah lewati tanjakan lebih baik berhenti sebentar supaya
mesin motor dingin kasihan , karena jalan yang kita lalui makadam kurang
lebih sepanjang 400 meter , dari saya berdiri seteah makadam jalanan
berubah menjadi tanah jika musim hujan licin dan musim kemarau banyak
debu dan pasir setelah selesai makadam ada dua jalan antara kanan dan
kiri jalan yang benar adalah kiri , lumayan kita turun dan naik dengan
jalan tanah dan hati kita ambil kiri dan langsung nanjak jalan lumayan
licin dan debu juga , dan sini ada rumah penduduk sepeda bisa di
titipkan di rumah penduduk atau langsung ke atas tetapis aran saya jika
musim hujan mending sepeda di titipkan ke rumah penduduk kita jalan
kurang lebih 1 - 2 km saja jalanan berupah tanah saja dengan pemandagan
di atas ketingian lebih dari 2500 meter kita merasakn benar benar
pemandagan yang sangat sayang untuk di lewatkan .
![]() |
| penduduk dusun puncak argosari menuju ladang |
![]() |
| penduduk tengger sedang menungu kawan untuk ke ladang , dan nampak puncak B29 |
lanjutkan perjalanan dan kita akan sampai di rumah tua dimana kita akan
melihat pemandangan yang sangat bagus dan kita pengen mempuyai rumah
seperti ini
![]() |
| foto bareng di rumah tua dengan bg bukit sayang kamera kurang bagus |
dan perjalanan masih terus lanjut dan lanjut
| seorag kawan jalan maaf kurang jelas tetapi sedikit bisa membantu |
dan perjalanan berlanjut dan tidak lama lagi kita akan berada di puncak
B29 atau penduduk sekitar bilang bukit kutukan , sedikit cerita katanya
kalau kita bertapah di sini kita akan mendapatkan rejeki katanya
penduduk sekitar
| berfoto di depan tempat orang bertapah |
dan inilah bukit B29 itu
| inilah bukit B29 sisi barat |
| suasana B29 di sisi timur |
| desa tengger dari B29 |
| lautan pasir bromo |
dan beberapa teman yang pernah sampai ke puncak B29 bareng bareng
![]() |
| foto bareng penduduk lokal |
![]() |
| Bukti kalau sampai di b29 karena ada pura 3 sayang habis ada acara jadi kotor belum di bersihkan oleh warga sekitar habis jum'at manis |
![]() |
| kuda besi penakluk rintangan |
![]() |
| lautan awan |
![]() |
| suasanalangit menjelang malam |
![]() |
| kemah di puncak B29 |
![]() |
| levitasi di puncak B29 |
![]() |
| belajar seperti superman |
dan tiba saatnya untuk kembali dan berjalan membuat kita benar benar
mendaki meski tidak seperti daki ke semeru tetapi mendaki atau ke B29
cukup untuk bagi pemula
dan keindahan B29 membuat kita akan kembali lagi ke sini ,
jika teman ingin ke B29 tetapi tidak tahu jalan insya allah ane siap ngaterin ke sini selagi saya tidak sibuk
catatan , jika kita nitip sepeda ke penduduk setidaknya kita mmeberikan sekedar uang jaga lah atau apa hehehehe ,
sekian jika ada yang mau di tanya monggo add fb saya atau kirim inbox ke saya atau bisa juga telpon saya di no 0823-3459-2439 sekian terimakasih tentang b29 hari ini

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)


.jpg)
.jpg)































































